Simposium Perindustrian 2011

9 Mar
Kementerian Kajian Stategis mempersembahkan:
Executive Summary

Memasuki era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, setiap negara dituntut untuk memperkuat pilar-pilar perekonomiannya. Perindustrian sebagai salah satu pilar ekonomi, yang dalam hal ini berkontribusi menyumbang PDB harus kuat. Sejak tahun 1967 hingga 2004, perekonomian Indonesia mengalami perubahan struktur yang sangat signifikan. Peranan sektor industri terhadap PDB meningkat dari 7,3% menjadi 28,1%. Hal ini diiringi dengan penurunan kontribusi sektor pertanian terhadap PDB dari 53,9% menjadi 14,3%. Tidak diragukan lagi bahwa Indonesia sudah masuk ke fase industrialisasi hingga tahun 2004.


Namun sejak 2004 hingga 2009, kontribusi sektor industri terhadap PDB semakin menunjukkan tren penurunan. Departemen Perindustrian RI melaporkan bahwa kontribusi sektor industri terhadap PDB menurun dari 28,1% menjadi 27,34%. Tidak hanya itu, sektor industri semakin menunjukkan pertumbuhan minus, dari 6,38% di tahun 2004, menjadi 4,60%; 4,59%; 4,67%; 3,66%; dan 2,31% pada tahun 2009. Melihat kenyataan ini, banyak pengamat ekonomi mengindikasikan terjadinya “deindustrialisasi”. Hal ini juga ditunjukkan dengan penurunan kapasitas terpasang industri dari 80% menjadi 60%, penurunan jumlah unit usaha industri skala sedang dan besar, dan penurunan signifikan dari indeks produksi industri sedang dan besar.

Deindustrialisasi yang terjadi semakin diperparah dengan sejumlah perdagangan bebas yang diikuti oleh Indonesia, seperti ASEAN – China Free Trade Agreement (ACFTA), Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA), dan lainnya. Industri kita ibarat menghadapi lawan berat semacam China dan Jepang yang perindustriannya sudah sangat mumpuni. United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) melaporkan bahwa China menduduki posisi pertama dalam kinerja industri di Asia Timur dan Tenggara, sedangkan Indonesia pada urutan ke-38. Tidak hanya itu, pertumbuhan nilai ekspor dan impor Indonesia dalam lima tahun terakhir tercatat 11,50% berbanding 24,47%.

Deindustrialisasi semakin berpotensi membawa Indonesia pada dependensi. Jika hal ini terjadi, maka kemerdekaan Indonesia menjadi semu, karena hanya dicapai oleh kemerdekaan fisik saja. Kemerdekaan ekonomi menjadi hal yang semakin jauh dari harapan. Kita tidak bisa memakan apa yang kita tanam, tidak bisa memakai pakaian dari kapas kita sendiri, tidak bisa bepergian dengan logam yang ada di perut bumi kita sendiri, dan segala dependensi lainnya. Impian menjadi negara yang mandiri dan kuat tidak akan terealisasi jika terjadi deindustrialisasi.

Masalah ini bukan hanya dibebankan pada pemerintah, namun juga segenap kalangan masyarakat. Masyarakat biasa sebagai orang-orang yang bekerja pada sektor industri, mahasiswa yang akan memberi sumbangsih riset bagi sektor industri, kalangan pemodal yang akan membantu kebutuhan modal industri, dan lainnya sangat berperan penting dalam upaya minimasi fenomena deindustrialisasi. Namun, semua kembali lagi pada political will pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan sektor industri dan daya saingnya.

Simposium Perindustrian ITB 2011 kali ini ingin membuka sebesar-besarnya mata masyarakat Indonesia pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya terhadap melemahnya sektor industri Indonesia, meneliti sebab-sebabnya, dan mencari upaya untuk membantu perkembangan kembali industri nasional. Dengan memanfaatkan potensi mahasisiswa berupa kritis, idealis, mempunyai basis keilmuan, dan jaringan yang banyak se-indonesia, diharapkan isu perindustrian nasional ini dapat memasuki orbit wacana mahasiswa Indonesia.

Salam,

isAn najmi
Teknik Arsitektur Peradaban

Institut Teknologi Bandung

d.architect@ymail.com
+6285267772378

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: