Archive | November, 2010

KEBOHONGAN SEORANG IBU

25 Nov

Apa sumber motivasi terbesar dalam hidup? mungkin jawaban yang tepat adalah CINTA!! Cinta di sini bukan hanya berarti hubungan sepasang insan berlainan jenis, namun lebih kepada cinta universal. Cinta seorang ibu atau orangtua pada anaknya atau sebaliknya.. Inilah kekuatan terbesar yang dimiliki yang bisa menjadi sumber motivasi bagi semua orang.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir di sebagai seorang anak laki-laki di keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan sebagian nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : “Makanlah nak, aku tidak lapar
——— KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika aku mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia dapat memberikan sedikit makanan bergizi untuk pertumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di samping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang yang aku makan. Aku melihat ivu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan suduku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan”
——— KEBOHONGAN IBU YANG KE DUA

Sekarang aku sudah masuk Sekolah Menengah, demi membiayai sekolah aku dan abangku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak mancis untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di kala musim sejuk tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak mancis. Aku berkata : “Ibu, tidurlah, sudah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak, aku tidak penat”
——— KEBOHONGAN IBU YANG KE TIGA

Setela kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan ibu yang dulu, ibu harus membiayai keperluan hidup sendiri. Kehidupan keluarga pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat penderitaan keluarga yang semakin parah, seorang pakcik yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasihati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, dan ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta”
——— KEBOHONGAN IBU YANG KE EMPAT

Setelah aku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pencen. Tetapi ibu tidak mau, ia rela pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kepeluan ibu,tetapi ibu bersikeras tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Ibu mempunyai uang”
——— KEBOHONGAN IBU YANG KE LIMA

Setelah lulus dari sarjana, aku pun melanjutkan pendidikan master dan kemudian mendapatkan gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa dari perusahaan swasta. Akhirnya aku pun bekerja di bawah perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, tidak mau menyisahkan anaknya, ia berkata kepadaku : “Aku tak biasa tinggal di negara orang”
——— KEBOHONGAN IBU YANG KE ENAM

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker usus, harus dirawat di rumah sakit. Aku yang berada jauh di seberang Samudera Atlantik, segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah mengalami pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamah tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perit, sakit sekali melihat ibuku dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibuku degan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan”
——— KEBOHONGAN IBU YANG KE TUJUH

Setelah mengucapkan kebohongan yang ke tujuh, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya…

image

Renungkan, dan Resapi lah……

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Pertama, Manajemen Rekayasa Industri di Indonesia

24 Nov

Kalian udah pada tau kan ada jurusan baru di FTI pecahan dari Teknik Industri yang bernama Manajemen Rekayasa Industri atau nama internasionalnya Engineering Management? Tapi bagaimana tentang apa itu MRI dan prospek pekerjaanya?

Ada beberapa point yang ingin coba diuraikan tentang MRI dalam kertas ini dan semoga bisa menginspirasi kalian untuk memilih MRI. Pertama mengenai Apa sih sebenarnya MRI? Kedua, Kenapa harus ada MRI? Dan yang terakhir Apa kompetensi yang dimiliki oleh sarjana MRI?

Apa sih MRI itu?

MRI adalah kepanjangan dari Manajemen Rekayasa Industri. Mungkin bagi orang awam akan timbul pertanyaan2; Ini teknik atau bukan, IPS ato IPA? Ini teknik tapi kok manajemen? Ini Manajemen tapi kok teknik? Biar gak miskonsepsi, jadi ini kejelasannya.. Engineering management adalah cabang ilmu TEKNIK yang diakui oleh ABET(Accreditation Board for Engineering and Technology). Kenapa ada embel2 manajemennya? Karena di Engineering Management kita mengkombinasikan keahlian manajemen kita dengan dasar pengetahuan engineering untuk memimpin suatu team yang berisi para expert dalam mengerjakan persoalan2 teknis. Ilmu Manajemen menjadi jembatan antara kemampuan engineering dengan objective atau goal yang ingin dicapai.

Secara resminya menurut IEE  “Engineering management is the discipline addressed to making and implementing decisions for strategic and operational leadership in current and emerging technologies and their impacts on interrelated systems”.

Kalo menurut Omurtag “Enginering Management is designing. Operating, and continuously improving purposeful system of people, machines, money, time, information, and energy by intgratin engineering and management knowledge, techniques, and skills to achieve desired goals in technological enterprise through concern for the environment, quality, and etchics

Jadi intinya seorang engineering manager kerjanya beda dari manajer2 biasa, karena engineering manager punya keahlian untuk mengaplikasikan engineering principles dan keahlian dalam organizing and directing people dan projects. Seorang engineering manager punya kualifikasi dalam 2 tipe pekerjaan, yaitu: The management of technical functions (such design or production) di semua enterprise, dan the management of broader functions (such as marketing or top management).

Selanjutnya, apa aja si yang dipelajarin di MRI? Di bawah ini adalah 7 disiplin ilmu engineering management menurut EMC (Engineering Management Certification):

1.    Market Research, Technology Updates, & Environmental Scanning

2.    Planning & Adjusting Business Strategies

3.    Developing Products, Services, & Processes

4.    Engineering Operations & Change

5.    Financial Resources & Procurement

6.    Marketing & Sales

7.    Leading Individuals & Engineering Project Teams

Nah, Prodi MRI ITB menjadikan domain dari EMC ini sebagai acuan pembelajarannya. Sebenarnya ada penjelasan masing2 domain tsb, bisa dilihat sendiri langsung di  http://staging.engineeringcertification.org/About/EMCBOK.cfm .

Di silabus MRI ITB, 7 domain tersebut dipecah menjadi mata kuliah2 yang mendukung tercapainya kompetensi seorang engineering manager.

Kenapa Harus ada MRI?

Mungkin sebagian orang bertanya, kenapa sih harus ada MRI/EM? Sebenarnya meskipun prodi MRI ini baru muncul di Indonesia, di Amerika Prodi Engineering management sudah ada sejak era 1960-an yang diprakarsai oleh Univesity of Missouri Rolla. Sampai sekarang di amerika udah ada 297 kampus yang menyediakan program studi Engineering management termasuk program master dan doktor.

Nah sebenarnya kenapa Engineering Management menjadi suatu hal yang booming atau menjadi epidemi (baca juga:Epidemi MRI. Harus kita yang mulai.by Yorga Permana)? Ada 2 perubahan mendasar yang menuntut timbulnya ilmu engineering management. Perubahan pertama dilihat dari sisi Engineering dan perubahan kedua dilihat dari sisi business.

Jika dilihat dari sisi engineering ada beberapa perubahan di era sekarang dalam melihat ilmu dan peran para engineer. Dewasa ini seorang engineer, ketika memasuki dunia kerja sudah tidak lagi menjalankan perannya sebagai traditional engineer (cuma berkutat dibidang teknis, buat peralatan, ngulik mesin,dll) tetapi menjadi project managers, technical salespeople, and lead systems engineers (especially within the defense and information management arenas) yang melibatkan proses pendefinisiian, perancangan, pengintegrasian, pemasaran, dan pengujian kompleks dan multi-fungsional sistem informasi teknologi-sentris (Abel, 2005).

Paradigma para engineer sekarang bukan lagi semata-mata membuat sesuatu karena didorong oleh rasa penasaran, hobi, dll (seperti saat jaman edison, einstein dll)  tetapi juga didorong karena alasan komersial. Engineer ingin hasil karyanya mampu diserap pasar dan menjadi suatu bisnis baru (contoh: microsoft, Apple). Untuk meng-komersialkan suatu hasil teknologi, bukanlah hal yang mudah. Dengan kata lain merubah suatu invention menjadi inovation, tidak cukup dengan melihat hal-hal teknis semata, diperlukan ilmu management, business, Finance,dll. Maka dari itulah muncul Ilmu Engineering Management yang mengakomodir tuntutan peran sebagai engineer dimasa depan.

Selanjutnya dilihat dari segi bisnis. Dewasa ini perusahaan tidak hanya menjadikan tangible asset (seperti profit, gedung, tanah, dll) sebagai the one and only critical success factornya. Perusahaan dewasa ini juga menganggap Intangible Asset seperti knowledge, SDM yang handal sebagai sumber daya terpenting bagi perusahaan. R & D (Research and Development) sekarang sudah primary strength dari perusahaan. Sebab sekarang perusahaan yang mampu menguasai teknologilah dan mempunyai knowledge management yang baiklah yang akan menjadi market leader.. Lihat aja Microsoft, General electrics, Apple, Toyota, apalagi perusahaan2 farmasi yang kegiatan usahanya sangat bergantung pada kegiatan riset dan inovasi. Disinilah perlu manager yang paham tentang dunia engineering. Karena dengan begitu sang manager bisa ngeliat peluang bisnis dari perkembangan teknologi yang akan datang.

Perubahan di segi bisnis lainnya adalah perubahan umur suatu produk yang makin penting. Sebenarnya ada tahapan-tahapan untuk suatu teknologi. Ada tahap intruduction yaitu tahapan suatu teknologi baru diperkenalkan, kemudian tahapan growth, tahapan suatu industri diperkenalkan lalu maturity, tahapan suatu teknologi sudah mencapai puncak kesuksesan yang terakhir tahap decline, tahapan suatu teknologi sudah mencapai tingkat kejenuhan tertentu. Masing-masing tahapan punya periode waktu masing-masing, misalnya 25 thn, 5 thn, dll. Dewasa ini umur suatu teknologi makin pendek. Artinya periode dari mulai masuk tahapan introduction sampai tahapan mature makin pendek. Coba lihat, era dari piringan hitam ke pita kaset kemudian ke walkman lebih lama/ panjang dari era CD ke MP3 sampe akhirnya ke iPod.

Karena umur teknologi makin pendek, maka perlu orang yang bisa memantau dan meramal perkembangan teknologi kedepan. Sehingga sewaktu teknologi sudah sampai ketahapan mature tidak sempet mengalamai tahapan decline, tetapi langsung lanjut berkembang lagi ke tahapan growth. Karena itu istilah pengembangan produk saat ini sedang ngetren, sebab perkembangan teknologi berpengaruh juga ke perkembangan produk.

Lihat bekas toko aquarius di jalan dago. Itu salah satu contoh perusahaan yang produknya tidak bisa bertahan akibat gempuran teknologi. Contoh perusahaan yang bagus adalah PT POS misalnya, dia core business-nya disurat menyurat terus digempur sama teknologi yang namanya email, sms, mms,dll. Apakah sekarang PT POS mati?? Tidak, dia sanggup melakukan diferensiasi  produknya,seperti pengembangan bisnis cargo, filateli, pos pembagian BLT, tempat pembayaran listrik, air and bahkan kredit motor. Mantap kan? Nah untuk itu muncul ilmu engineering management, yang punya kompetensi dalam mengembangkat produk dengan melihat keadaan teknologi dan keadaan market.

Apa kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang sarjana MRI?


Kompetensi sarjana MRI sebenarnya harus menguasai ke tujuh domain yang sudah disebutkan dan juga mampu menjawab pertanyaan2 mengenai dunia engineering dan business yang disebutkan di latar belakang munculnya MRI. Tetapi lebih khususnya lagi menurut Omurtag, karena engineering management atau MRI di dasarnya dari bidang sains, matematika, dan prinsip-prinsip teknik, dan juga menjangkau ke daerah manajerial, lulusan MRI harus dapat merancang dan mengintegrasikan sistem perusahaan total dengan teknis, keuangan, operasional, pemasaran organisasi„ dan aspek manusia dalam lingkungan yang kompetitif global. Sehingga lulusan MRI dapat merancang, membangun, mengoperasikan, mengoptimalkan, dan terus meningkatkan sebuah perusahaan teknologi, publik atau swasta, untuk keuntungan atau tidak untuk keuntungan Singkatnya lulusan MRI harus menjadi enterprise engineers doing managerial engineering work.

Are you Qualified Enough to be an Engineer manager?

Berikut ini adalah cirri-ciri orang yang cocok di bidang Engineering Management:

1. Suka matematika, fisika , IT and semua hal yang berbau teknologi dan inovasi

Kalo tidak suka matematik, fisika, dan semua hal berbau teknologi sepertinya tidak cocok masuk MRI (kenapa pula masuk ITB?). Karena di MRI ilmu tekniknya juga banyak dan salah satu kompetensinya bisa meramal tren teknologi yang basisnya dari permodelan matematik.

2. Suka dengan hal yang berbau uang

Semua ilmu ujung-ujungnya uang tapi hanya di MRI yang menghitung uang secara detail untuk meng-estimasi berapa modal yang dibutuhkan dan kemana mencari dananya. Cocok untuk yang suka nge-danus karena bisa lebih ahli dalam ngedanus dan nyari proyek danus.

3. Suka dengan hal Leadership and Management

Bagi para organisator dan punya hasrat yang kuat dalam menjadi pemimpin, MRI sangat mengakomodir hasrat kamu. Karena di MRI diajarkan bagaimana cara membuat struktur organisasi, bagaimana cara mempengaruhi orang, melakukan delegasi dan peran-peran lainnya sebagai manajer.

4. Tidak suka dengan hal-hal rutin

Bagi kalian yang mudah merasa bosan dan tidak suka melakukan hal-hal yang rutin and terus-menerus. MRI adalah jurusan yang tepat. Karena di MRI fokusnya proyek dan proyek itu ada jangka waktu deadlinenya. Jadi kalian pasti akan menghadapi banyak proyek yang beragam. Dan juga talking about Inovation is talking about MRI jadi di MRI dibutuhkan orang-orang yang flexibel dan berpikir out of the box.

Rasanya sekian dulu cerita-cerita tentang MRI-nya semoga tergugah hatinya untuk milih MRI. Apapun pilihanmu nanti pilihlah dengan hati. Tapi klo masih bingung antara TEKIM, TI ato FT?? Udah… MRI aja. Sesuai tag line MRI.. KULIAH?? MRI AJA…

DAFTAR PUSTAKA:

·         Lucy C. Morse and Daniel L. Babcock, “Managing Engineering and Technology”,5th ed. Pearson Hogher edication Education, Inc,2007

·         Yildirim Bill Omurtag, “What is Engineering Management? A New Look at an Old Question”, Engineering management Journal, December 2009

·         Kotnour, Timothy,Farr, John V, “Engineering Management: Past, Present, and Future, Engineering Management Journal, Mar 2005

·         http://www.gradschools.com/search-programs/engineering-management

·         http://www.mymajors.com/engineering-management-major

·         http://staging.engineeringcertification.org/About/EMCBOK.cfm

·         https://ol.akademik.itb.ac.id/frs/displaysilabus.php?fakultas=FTI&ps=144

Great Quotes

23 Nov

God answer pray in three ways :
1. He says yes and give what you want,

2. He says no and give you something better,

3. He says wait and give you the best.

😉

Posted from WordPress for Android

SELINGKUH (ketika galau menentukan program studi)

22 Nov

SELINGKUH, yap itulah yang gue telah lakukan…. Tindakan ini sebaiknya ngga gue lakuin.. Tapi apa daya, hati ini tidak dapat menahan godaan dari dia…..

TEKNIK INDUSTRI, dialah yang telah memikatku.. Yang telah menarikku berpaling dari cintaku selama 3 tahun dengan TEKNIK TELEKOMUNIKASI…. (hehe bahasa gue lebay banget yak)

Oke, mending gue ganti style bahasa gue dh.. hehe
Back to beberapa bulan silam di memori gue..
Di awal gue (dan juga atas restu dari orang tua gue) memutuskan untuk melanjutkan untuk kuliah, gue sangat bingung untuk menentukan pilihan.. well, gue ga bingung untuk milih Perguruan Tinggi mana yang pengen banget gue bisa belajar di sana.. Tapi, gue bingung buat milih jurusan apa yang akan gue geluti lebih dalam….

Dulu gue ngehayal gini :

“Mending gue lanjut jurusan apa ya?????”

“Sayang nih kalo gue pindah dari TELEKOMUNIKASI.. secara gue ud belajar selama 3 tahun di SPJ kan…”

“Sang, jurusan lo, adalah masa depan lo! So, pilih jurusan harus yang bener-bener sesuai sama minat lo!…”

“Masih bingung nih gue sama jurusan-jurusan kuliah yang ada di PT di Indo.. Ga tau nanti bakal belajar apa di sana.. & Ga tau juga prospeknya….”

“wahh, kayaknya HUBUNGAN INTERNASIONAL asik nih!! gue bisa keliling keliling negara nih kalo kerja di kedutaan…”

OSEANOGRAFI juga asik nih kayaknya! Gue bisa maen terus di air, nyelem di laut, & neliti biota biota laut… :)”

image

PETERNAKAN juga… Nanti gue bisa miara angsa yang buanyakkkkk & jadi juragan ternak! 😀 bikin peternakan di New Zealand… wahhh back to nature banget nihh”

image

MATEMATIKA i love youuu jugaaa”

“Gue pengen jadi DOKTER… pengen nyembuhin penyakit bokap gue… Gue juga pengen nolong orang-orang yang sakit…”

image

PSIKOLOGI, biar gue bisa tau gerak-gerik orang-orang… nanti gue bisa masuk Badan Intelegen!…”

“kalo gue masuk EKONOMI, gue bisa nganalisis keadaan pasar dunia nih…”

binguuunggggg!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Dan akhirnya gue menemukan sebuah harapan akan jawaban dari semua khayalan khayalan gue….

Tatkala, ketika gue membaca sebuah buku tentang info-info prog. studi dari temen gue yang dia dapetin dari tempat bimbelnya.. Gue menemukan sebuah tulisan : “TEKNIK INDUSTRI, Mempelajari tentang sebuah sistem yang terintegrasi, di sini yang dipelajari adalah bagaimana mengefisiensikab dan mengoptimalkan suatu sistem yang terdiri dari aspek teknis, aspek manusia, aspek material (sumber daya), aspek keuangan, aspek organisasi, dan yang lainnya..”
Ternyata gw juga tetep bisa travelling, main air, nernak, ketemu matematika, bisa optimalin kinerja rumah sakit, belajar psikologi & nganalisis pasar kalo gue milih Teknik Industri… ( kalau prospek lengkapnya bisa diliat di sanggaplacenta.wordpress.com/2010/11/20/teknik-industri-dan-bagaimana-prospeknya/ )

Wah gue jadi mantep banget nih! Insya Allah Teknik Industri emg sesuai sama minat gue! Prospek kerja & ngelanjutin S2 nya oke banget! Tapi, biar gue lebih mantep sama pilihan gue, mending istikharah dulu ahh…! Dan setelah gue istikharah, (ga langsung saat itu juga), hati gue mantep banget milih jurusan tersebut, dan gue yakin untuk selingkuh dari Telekomunikasi….. 🙂

Intinya, pesan-pesan gue adalah :
1. Cari informasi tentang semua prog. studi sebelum memutuskan… (info prog studi, salah satunya bisa didownload di sini)

2. Pilih prog. studi yang emg diminatin.. prog. studi adalah gambaran masa depan,.. kalo emang enjoy di jurusan yg diminatin, Insya Allah bakal bisa lebih meng-explore & sukses nantinya..

3. (bagi yang muslim) wajib Shalat Istikharah.. karena Allah SWT Maha Mengetahui apa yang ga kita ketahuin… dan jangan lupa minta restu orang tua

4. Mantepin hati, dan sungguh-sungguh berusaha n berdoa biar semua lancar 🙂

Selamat Memilih dan Semoga Dapet yang Terbaik…
Akhir kata,

SALAM TELEKOMUNIKASI dan TEKNIK INDUSTRI! hehehe

Nb : Post ini bukan gue buat sengaja utk menjerumuskan pembaca utk milih Teknik Industri

Posted from WordPress for Android

Anomali ini Terjadi dengan Sangat Cepat

21 Nov

Ibarat sebuah anomali (keanehan-keanehan ataupun pengecualian dalam ilmu kimia), kejadian ini memang gue rasakan sebagai sebuah anomali…….

Sabtu, 20 November 2010, tepatnya kejadian di dalem kost an gue.. Ketika gue asyik mendiskusikan big project of PTI dan FTI motivation day dengan salah satu teman gue (red : Eva) tiba-tiba sebuah Usaha terjadi di telapak tangan gue, dengan Friction Force yang sangat kecil tetapi dgn Gaya luar yang cukup besar, yg notabene diberikan oleh gue sendiri, menyebabkan sebuah usaha sejauh  10cm searah dgn gaya gravitasi.. halah beribet,

··intinya·· gw menjatuhkan handphone motorola gue hanya ke lantai kamar.. cuma 10cm jaraknya dari lantai, dan yang terjadi adalah…………………………….. tewasnya handphone gue.., ga bisa dinyalain, dicoba charge juga ga bisa, yah pokoknya tewas deh. Hal yang bikin gue sakit hati adalah ada banyak nomor penting yang memang penting di handphone gue… huhu

well, postingan ini emang sampah.. cuma mau nulis aja.. dan kenapa gue menamakan ini sebagai anomali? karna gue heran kenapa saat hp gue jatoh dari ketinggian bermeter-meter ga tewas, sedangkan ini… cuma 10cm dan langsung tewas….

-the end-

Nb : ini adalah postingan gue yang ter ga jelas, titik

Posted from WordPress for Android

ITB NOL RUPIAH ?

20 Nov

Kampus Institut Teknologi Bandung

Pertama kali gue tau info ini gue juga kaget.. Waktu itu tepatnya pas gue lagi nyari-nyari info tentang ujian masuk ITB.. Gue yang seorang siswa SMK ini cuma bisa ikut jalur ujian masuk ITB lewat SNMPTN, (padahal sebenernya lewat USM juga bisa, tapi SMK cuma boleh milih FSRD). Oke back to topic, jadi pas waktu gue buka website usm.itb.ac.id , gue kaget sekaget-kagetnya (lebay), sekaligus seneng & bersyukur juga karena ternyata kampus impian gue itu tidak melihat besarnya biaya yang disumbang dan sumbangan minimalnya adalah Rp. 0!!! Bayangkan, kampus idaman banyak banget anak SMA kelas XII se-Indonesia itu, tidak melihat berapa besar biaya sumbangan sebagai salah satu kriteria agar dapat menjadi mahasiswa di kampus tersebut.. For your info : hampir semua mahasiswa yang masuk lewat SNMPTN menuliskan Rp. 0 pada kertas BPMnya

Itulah salah satu kenapa gue jatuh cinta kepada kampus gue sekarang ini (buset matre banget ya gue karna ga bayar uang sumbangan) haha.. Tapi bukan itu! ternyata selidik punya selidik, setelah gue berkuliah selama lebih kurang 4 bulan di kampus gue ini, ternyata gue merasakan sesuatu yang berbeda dengan kampus gue.. ITB, membuka selebar-lebarnya beasiswa untuk mahasiswa dan mahasiswi nya.. Di sini beasiswa tuh buanyyakkkk buanget, yang bakalan menanti mahasiswa nya yang baik lemah dalam ekonomi ataupun berprestasi.. Beasiswa nya ada yang dari ITB sendiri, Pemerintah, IOM ITB, Alumni-alumni ITB, dan yang paling banyak dari perusahaan-perusahaan ataupun yayasan-yayasan luar ITB..

Well, gue sendiri adalah penerima Beasiswa Bidik Misi 2010 🙂 , gue mendapatkan beasiswa ini dengan tidak dipersulit. Awalnya, beasiswa ini hanya bisa diberikan kepada mereka yang lulus seleksi ujian masuk ITB lewat USM Dareah maupun USM Terpusat, tapi ternyata gue yang lewat jalur SNMPTN pun Alhamdulillah bisa mendapatkan beasiswa bidik misi ini..

Beasiswa Bidik Misi

Sebenernya apa sih beasiswa bidik misi? Beasiswa bidik misi adalah beasiswa dari Pemerintah yang diperuntukan bagi mereka yang lemah secara ekonomi serta mempunyai prestasi yang baik dalam akademik maupun non akademik.. Lalu beasiswa ini berupa apa sih? Beasiswa bidik misi ini (kalau di ITB) bentuknya adalah Pembebasan semua uang masuk ITB (sumbangan atau BPM, BPP, biaya pendaftaran mahasiswa baru), Pembebasan BPP (biaya semester,dll) selama 8 semester, udah gitu dapet biaya hidup pula sebesar Rp700.000,00 per bulan! Intinya, selama lo kuliah S1 di ITB, lo ga mengeluarkan uang sepeser pun karena ditanggung oleh beasiswa bidik misi.. Wah puji syukur banget ya, Alhamdulillah kepadaNya karena begitu banyak nikmat yang telah diberikan olehNya..

Terus, suka ada nih yang bilang ke diri sendiri, lo ga malu dapet beasiswa yang ber-embel-embel ekonomi lemah? Weittsss, personally, gue akan menjawab SAYA TIDAK MALU MENERIMA BEASISWA TERSEBUT! Saya justru bangga dan bersyukur karena saya bisa mendapatkan beasiswa tersebut! Saya adalah seorang siswa SMK pertama di kampus saya yang bisa mendapatkan beasiswa tersebut! Terus, gimana sih kejadiaannya lo bisa dapet beasiswa Bidik Misi? Wehehe, kejadiannya ga diduga-duga deh,, gini nih, waktu itu, kalo ga salah hari kedua setelah pengumuman SNMPTN gue mau mengunjungi kampus gue dulu, pengen cari tahu ttg kelengkapan dokumen apa aja yang harus dipenuhi untuk pendaftaran mahasiswa baru… Gue ke ITB waktu itu sama dua sahabat gue yaitu Ayu Khairunnisa, Abdul Azis, dan juga saudaranya Ayu, mereka baikkk banget mau menemani gue ke Bandung, *setelah beberapa lama kita di ITB* perut kita keroncongan, ga kerasa ud mau jam 5 sore, akhirnya kita meluncur ke DU buat makan bakso..

Bakso, Mantep banget ya Fotonya

Pas gue lagi makan bakso, tiba-tiba ada telpon dari nomor yang berkode area Bandung.. Untungnya gue menjawab telepon dari nomor itu, *intinya* gue ditelpon oleh ITB karena gue mendapatkan beasiswa bidik misi tersebut! Gue ga tau perasaan gue campur aduk banget waktu itu… Seneng : karena gue dapet beasiswa itu&bisa ngeringanin tanggungan nyokap atas biaya kuliah gue. Pengen nangis : Men, gue ga jaim2 banget buat ngakuin ini, darah gue berdesir dari atas ke bawah (bukan gara2 napsu ya), gue merasa bersyukurrrr banget gue bisa dapet rezeki ini. Kaget : Yaiyalah, secara gue ga pernah daftar ikut beasiswa ini, tiba-tiba gue ditelpon pihak ITB, siapa juga yang ga bakal kaget, Ayu n Azis aja cengo, diem langsung pas denger kabar ini.. Yang gue inget gue langsung pengen meluk si Ayu sekenceng-kencengnya.. Semua juga seneng, teh Uwi saudaranya Ayu juga turut seneng. Gue langsung nelpon nyokap gue yang di Jakarta, dan kita berdua nangis bahagia T.T (lebay banget yak kaya di sinetron)

Back lagi ke Rp. 0, gue kaget lagi nih, pas gue buka web USM ITB yang untuk tahun 2010/2011, ternyata USM Terpusat dihilangkan, semua menjadi USM Daerah, dan untuk SNMPTN pun, nilai sumbangan minimalnya naik menjadi Rp2.500.000,00 . Setelah luamaa banget ITB mempertahankan sumbangan minimalnya yang RP.0 untuk SNMPTN, akhirnya tahun ini berubah juga.. Memang tetep worth sih dengan uang segitu lo bisa berkuliah di ITB.. Hmmm, mungkin ITB lagi butuh dana karna perencanaan pembangunan kampus baru ITB di Jatinangor dan pembangunan pusat riset di Bekasi…

Finally, intinya, gue hanya ingin memotivasi kalian, bahwa ada banyak jalan untuk berkuliah di kampus yang juga berkualitas (Rp. 0, atau Rp 2,5 juta deh utk tahun depan, hehe) dan bahwa kalian pasti juga BISA!!!! kita semua dianugrahi otak yang sama, tinggal bagaimana kita menggunakannya dan mensyukurinya… Akan sangat banyak beasiswa yang menanti kalian jika kalian berprestasi… SAYA PERCAYA BAHWA TIDAK ADA HAL YANG MUSTAHIL UNTUK MEWUJUDKAN KEINGINAN KITA DI DUNIA INI!! KOBARKAN SEMANGAT KALIAN!! MERDEKA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! (loh?)

Nb : Mohon maaf apa bila ada perkataan saya yang berlebih dan tidak berkenan.. Jika ada pertanyaan dipersilakan berkomentar di bawah ini

“Teknik Industri dan Bagaimana Prospeknya” ???

20 Nov

Jika teman-teman melihat sebuah jembatan atau gedung bertingkat maka teman-teman akan membayangkan Teknik Sipil. Lalu, jika teman-teman melihat pesawat terbang maka teman-teman akan mengaitkannya dengan Teknik Penerbangan atau Teknik Mesin. Kemudian, jika teman-teman melihat pembangkit listrik, mungkin dengan sendirinya akan dikaitkan dengan Teknik Elektro. Kalau begitu produk atau obyek apa yang dikaitkan dengan Teknik Industri ? Tampaknya sulit ya ? Oleh sebab itu di ITB, Teknik Industri sering disebut program studi yang tidak jelas, kenapa? Pertama, karena apa yang dihasilkan tidak dengan mudah dapat dibayangkan oleh orang. Kedua, karena semuanya dipelajari. Di TI teman-teman akan belajar membubut dan mengelas bersama teman-teman dari Teknik Mesin, belajar membuat rangkaian elektronik yang merupakan bidangnya Teknik Elektro, bahkan membuat program dan basis data yang merupakan bidang kajian Teknik Informatika. Wah banyak sekali bukan? Namun bukan berarti ilmu Teknik Industri tidak jelas, karena dalam teknik industri yang dipelajari adalah pengetahuan, pendekatan, pola pikir, prinsip-prinsip dan ketrampilan yang tetap berakar pada keilmuan teknik yaitu proses perancangan (design). Namun obyek yang dirancang bukan sesuatu yang konkret seperti jembatan, gedung, pesawat terbang, atau yang lain, melainkan apa yang disebut sebagai sistem terintegrasi yang terdiri dari manusia, mesin, material, energi dan informasi.

Industrial Engineering's Skill

Hal yang menjadi perhatian dalam merancang sistem integral ini adalah bagaimana kita mampu mengoptimalkan kinerja, dengan jargon yang sangat terkenal yaitu EFEKTIVITAS, EFISIENSI, dan PRODUKTIVITAS. Kita analogikan, sebuah pabrik yang beroperasi dan ternyata masih banyak sumber daya (orang, mesin, bahan baku) yang mengangggur, dengan ilmu-ilmu yang didapatkan di TI, maka seorang sarjana TI akan mampu merumuskan solusi agar kapasitas produksi tersebut bisa ditambah, bagaimana pekerjanya dapat bekerja dengan lebih nyaman dan baik, bagaimana produktivitas dapat ditingkatkan, dsb.

amun yang disebut sebagai sistem integral bukan hanya pabrik. Bank, rumah sakit, dsb juga merupakan sistem integral. Banyak ya ? Jadi yang dimaksud dengan industri dalam TI bukan hanya pabrik. Tapi bisa dilihat kan, semua sistem tersebut memiliki kesamaan. Dalam beroperasi semuanya selalu mengedepankan penghematan biaya, memuaskan pelanggan, dll yang pada dasarnya adalah berbicara mengenai efektivitas, efisiensi dan produktivitas. Oleh sebab itu TI juga belajar ilmu-ilmu manajemen dan ilmu sosial, seperti manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen SDM, ekonomi, akuntansi biaya, dan psikologi industri. Ilmu-ilmu ini diperlukan dalam rangka melakukan perancangan sistem integral. Mengapa ? Jangan lupa, salah satu elemen dalam sistem integral bahkan menjadi elemen utama adalah MANUSIA. Membuat pabrik, bank, rumah sakit, dsb. Menjadi lebih efisien dan produktif adalah persoalan bagaimana mengelola manusia ini. Pengetahuan yang penting bagi TI ini bahkan menjadi nilai tambah tersendiri bagi sarjana TI. Karena keilmuan TI mampu menjembatani antara aspek teknis dengan aspek manusia, keuangan, organisasi, dsb. Hal ini didukung dengan cara pengajaran yang mengajak teman-teman untuk berpikir kritis dengan contoh-contoh konkret yang up to date serta proyek-proyek perancangan yang dikerjakan berkelompok.Contohnya bagaimana merancang tata letak pabrik; bagaimana mengembangkan aplikasi sistem informasi untuk perusahaan; bagaimana membuat proposal bisnis; bagaimana mengelola organisasi dengan berbagai permasalahannya, dsb.

Prospek Kerja

Seorang alumni Teknik Industri memiliki prospek kerja yang sangat luas, beberapa diantaranya adalah:

  • Bidang produksi/ operasi dan penjaminan mutu
    • Lulusan TI sangat dibutuhkan khususnya untuk menangani perencanaan dan pengendalian produksi, pengendalian kualitas, pengembangan sistem manajemen kualitas. Hampir semua perusahaan membutuhkan ini, khususnya perusahaan manufaktur seperti Toyota Astra Motor, PT Rekayasa Industri, PT Krakatau Steel, dll.
  • Bidang sistem informasi
    • Posisi yang biasanya diduduki lulusan TI misalnya staf IT, staf dalam pemasangan sistem informasi, bahkan banyak alumni yang membuka usaha di bidang software house. Perusahaan yang membutuhkan lulusan TI misalnya: SAP Indonesia, Oracle Telekomsel, Pertamina, P&G, dll.
  • Bidang pemasaran
    • Beberapa posisi yang biasanya ditempati oleh lulusan TI misalnya market research, technical sales, dll. Misalnya di perusahaan P&G, Unilever, Nestle, Astra, dll.
  • Bidang logistik
    • Perencanaan dan pengelolaan sistem distribusi merupakan bidang yang mulai banyak dimasuki oleh lulusan TI seperti di P&G, PT Semen Gresik, dll.
  • Bidang manajemen sumber daya manusia
    • Pengelolaan sumber daya manusia mulai dari masalah rekruitmen, pengembangan sistem penggajian dan manajemen personalia termasuk pengembangan SDM dalam pelatihan. Alumni TI yang bekerja di bidang ini misalnya di PT Semen Padang, P&G, dll.
  • Bidang keuangan (bank dan asuransi)
    • Misalnya BNI, Bank Mandiri, Bank Niaga, dsb.
  • Bidang konsultasi manajemen
    • Misalnya Boston Consulting Group, Accenture, Nielsen Company, dsb.

sumber : http://www.itb.ac.id/usm-itb/Prodi/134.htm